welcome

Selamat datang dan Selamat bergabung ... Selamat datang dan Selamat bergabung ...Selamat datang dan Selamat bergabung

Senin, 26 Oktober 2009

Macam Paradigma Penelitian Kualitatif

Paradigma Penelitian Kualitatif

Penelitian pada hakekatnya adalah upaya untuk menemukan kebenaran dan untuk lebih membenarkan kebenaran. Usaha untuk mengejar kebenaran dilakukan oleh para filosuf, peneliti, maupun oleh para peneliti melalui model-model tertentu, model tersebut dikenal dengan paradigma.
Menurut Bogdan dan Biklen(1982:32) paradigma adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi yang dipegang bersama, konsep atau proposisi yang mengarahkan cara berfikir dan penelitian.

Paradigma merupakan pola atau model tentang bagaimana sesuatu distruktur (bagian dan hubungannya), atau bagaimana bagian-bagian berfungsi (perilaku yang didalamnya ada konteks khusus atau dimensi waktu).

Kuhn (1962) dalam the structure of scientific revolutions’ mendefinisikan paradigma ilmiah sebagai contoh yang diterima tentang praktek ilmiah sebenarnya, yang menyediakan model yang darinya muncul tradisi yang koheren dari penelitian ilmiah. Penelitian yang pelaksanaannya didasarkan pada paradigma bersama berkomitmen untuk menggunakan aturan dan standar praktek ilmiah yang sama.

Harmon(1970) mendefinisikan paradigma sebagai cara mendasar untuk mempersepsi, berfikir, menilai dan melakukan yang berkaitan dengan sesuatu secara khusus tentang visi realitas.

Baker(1992) mendefinisikan paradigma sebagai ‘seperangkat aturan (tertulis atau tidak tertulis) yang melakukan dua hal :
1. hal itu membangun atau mendefinisikan batas-batas
2. hal itu menceritakan kepada anda bagaimana harusnya melakukan sesuatu didalam batas-batas agar bisa berhasil.

Capra(1996) mendefiniskan paradigma sebagai ‘konstelasi konsep, nilai-nilai, persepsi dan praktek yang dialami bersama oleh masyarakat, yang membentuk visi khusus tentang realitas sebagai dasar tentang cara mengorganisasikan dirinya.

Paradigman alamiah bersumber mula-mula dari pandangan Max Weber yang diteruskan Irwin Deutcher, yang lebih dikenal sebagai pandangan fenomenologis. Fenomenologi berusaha memahami perilaku manusia dari segi kerangka berfikir maupun bertindak, yang dibayangkan atau dipikirkan oleh orang-orang itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Main game yuk !

Sorry, you will need the <a href="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer/" target="_blank">Flash Player</a> to play this game.
Add Games to your own site

Saran dan Masukan

Bagi anda yang ingin berbagi, memberikan masukan, komentar, pertanyaan, mengirim artikel & ingin ditayangkan, silahkan kirim ke ajias66@gmail.com.